Komplikasi Filler Bisa Dicegah: Inilah Peran USG dalam Estetika Medis
Filler adalah salah satu prosedur estetika paling populer saat ini. Banyak orang memilih filler untuk memperbaiki bentuk wajah, menambah volume, atau mengurangi tanda penuaan. Namun, di balik popularitasnya, filler juga memiliki risiko komplikasi yang tidak bisa dianggap sepele. Kasus pembengkakan, migrasi filler, penyumbatan pembuluh darah (vascular occlusion), hingga nekrosis jaringan telah banyak dilaporkan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Hal ini sering terjadi ketika prosedur dilakukan tanpa panduan teknologi modern . Mengapa Komplikasi Filler Bisa Terjadi? Komplikasi umumnya timbul akibat suntikan buta tanpa pemetaan anatomi yang jelas. Struktur wajah memiliki jaringan pembuluh darah dan saraf yang sangat kompleks. Tanpa panduan, jarum filler bisa saja masuk ke area berbahaya dan memicu komplikasi serius. USG: Game Changer dalam Estetika Medis Solusinya adalah Ultrasonografi (USG) . Teknologi ini menjadi standar internasional baru dalam ...